Header Ads

Gali Ilmu Jurnalistik dari yang Terdekat dan Menginspirasi

PURWOKERTO – Guna meningkatkan kemampuan anggota CHAYO SMK N 1 Bawang dalam bidang kejurnalistikan mengadakan acara Kunjungan dan Pelatihan Jurnalistik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (11/07) di Aula SateliPost yang dihadiri oleh Nurul Iman selaku Pimpinan Redaksi, Dyah Sugesti selaku Redaktur, salah seorang Fotografer, dan seorang Wartawan SatelitPost, serta 23 peserta yang terdiri dari 21 anggota CHAYO SMK N 1 Bawang, 2 Pembina CHAYO SMK N 1 Bawang yakni, Ibu Ferli Aprilianingrum dan Bapak Muh. Lulu Latif Usman.



Adapun tujuan dilaksanakannya Kunjungan dan Pelatihan Jurnalistik SMK N 1 Bawang tidak lain untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang Jurnalistik. Walaupun kita sudah sering menulis sebuah artikel dan berita, akan tetapi pelatihan jurnalistik itu sangat luas jadi perlu untuk semua anggota CHAYO SMK N 1 Bawang melaksanakan pelatihan tersebut untuk memperbaharui pengetahuan mereka dalam menulis sebuah artikel atau berita yang benar sesuai kaidah penulisannya
SatelitPost Purwokerto menjadi tempat pelatihan Jurnalistik CHAYO SMK N 1 Bawang, karena tempat yang terdekat sehingga dapat mengefisiensi waktu. Selain itu, suatu perusahaan/instansi penerbit koran lokal yang telah menjadi bacaan referensi bagi masyarakat khususnya wilayah Barlingmascakeb. Sedikit informasi tentang SatelitPost Purwokerto. SatelitPost berdiri dibawah naungan PT Satria Medika. Edisi pertamanya launching pada tanggal 9 Maret 2012. Saat itu masih belum ada Satelit TV dan Pengedaran koran Satelitpost sudah mencangkup wilayah banyumas, cilacap, purbalingga, banjarnegara, serta kebumen. Satelit TV ada pada tahun 2014, salah satu karyawan di Satelit TV adalah Kak Citra, beliau berasal dari Banjanegara.
Pendamping dari SatelitPost untuk melaksanakan Pelatihan Jurnalistik ada 4 orang diantaranya, managemen bisnis, wartawan, dan fotografer. Banyak pembelajaran yang dapat diambil mulai dari Pembelajaran tentang Jurnalistik. Selanjutnya tidak hanya itu, mereka juga banyak berbagi tentang pengalamannya dalam mencari berita dan mengambil gambar yang menarik pembaca koran. “Sukanya menjadi seorang wartawan adalah kita bisa berbaur dengan segala golongan, dari golongan pejabat sampai golongan masyarakat,” ujar salah seorang fotografer SatelitPost.
Dalam pelatihan di luar ruangan, ada banyak pembelajaran mulai dari melihat peralatan pencetak koran sampai peralatan untuk siaran TV. Percetakan koran Satelitpost dilakukan malam hari, karena untuk siang hingga sore hari para wartawan mencari berita yang sedang hangat dibicarkan. Setelah wartawan mendapatkan mendapatkan berita mereka mulai menulis berita. “Saat kamu belajar menulis maka banyak-banyaklah membaca,” Ujar Dyah Sugesti, Redaktur Satelitpost. Malam harinya diadakan rapat untuk menentukan halaman pertama akan diisi dengan berita apa saja. Setelah mendapat hasil rapat, mulailah percetakan koran. Itulahah sedikit informasi mengenai proses pencetakan koran.
Dilantai 2  ada studio Satelit TV yang dapat dipakai untuk 3 acara sekaligus, hingga joglo yang dapat digunakan untuk syuting. “Syuting itu bisa dilaksanakan dimana saja, ditangga juga bisa, sekreatif kalian saja mengaplikasikanya,” terang Kak Citra.
Setelah kegiatan Kunjungan dan Pelatihan Jurnalisitik, CHAYO SMK N 1 Bawang memberikan kanang-kenangan berupa plakat dan hasil karya anak CHAYO SMK N 1 Bawang yaitu majalah CHAYOMAGZ yang diberikan langsung oleh pembina CHAYO yaitu, Ibu Ferli Aprilianingrum. Lalu, diakhiri dengan foto bersama.
Dari kegiatan ini diharapkan anggota CHAYO SMK N 1 Bawang dapat meningkatkan kemampuan menulis dan mampu mengembangkan pemikiran kritisnya dalam sebuah tulisan. (Dhias)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.