Header Ads

Menu yang Manis untuk Berbuka Puasa


Kuis:
Mengapa teh tidak dianjurkan dikonsumsi ketika berbuka puasa?

Berbukalah dengan yang manis-manis! Kalimat itu sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita saat bulan Ramadhan seperti ini. Namun, manis yang seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk berbuka puasa?

Sebagian besar keluarga di Indonesia menyuguhkan teh manis untuk berbuka puasa. Padahal teh manis kurang tepat untuk berbuka setelah puasa seharian. Hal ini dikarenakan teh manis tinggi kalori. Selain itu, teh manis juga hanya mengandung satu jenis gula yaitu sukrosa. Dalam teh tidak mengandung glukosa maupun fruktosa yang lebih dibutuhkan tubuh untuk menstabilkan gula darah setelah seharian berpuasa.
Lalu, menu manis apa yang baik untuk berbuka puasa?

Kandungan gula dalam buah-buahanlah jawabannya! Oleh karena itu, ada hadist yang mengatakan bahwa Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam selalu mengonsumsi kurma sebagai santapan pertama untuk berbuka puasa. Namun jika tidak ada kurma atau buah-buahan lain, jangan risau! Menu manis lain yang cocok untuk berbuka puasa bisa juga digantikan dengan kolak pisang, bubur sumsum, bubur ketan hitam, bubur kacang hijau, maupun es cendol asalkan gulanya tidak terlalu banyak.

Nahh itulah sedikit tips menu berbuka dari kita. Walaupun berpuasa seharian, usahakan tetap menjaga kestabilan tubuh dengan mengonsumsi menu yang sehat dan sesuai dengan kondisi tubuh kita saat sahur maupun berbuka. Semoga artikel diatas bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah puasa Sobat Chayoo  Ramadhan Kareem
( Leli)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.