Header Ads

Putusin Nggak Ya? Udah Putusin Aja!

Waduuuh, tema pacaran diangkat lagi, dibahas lagi, dijembrengin lagi. Sebagian dari kamu mungkin ada yang nganggapnya sepele, udah paham, nggak penting-penting amat. Tapi, dalam kenyataannya memang banyak remaja yang belum ‘ngeh’. Banyak remaja yang menyamakan istilah ta’aruf dengan pacaran. Tujuannya biar disebut islami. Aduh, itu keliru Sahabat CHAYO. Itu sama kelirunya ketika kamu bilang bahwa kerudung adalah jilbab. Salah besar itu. Kerudung mah penutup kepala dan rambut juga harus nutupin bagian dada dan punggung, dalam bahasa Arab disebut khimar. Kalo jilbab pakaian luar yang panjang, tebal, longgar dari bagian pundak hingga menutupi mata kaki. Semacam gamis lah kalo orang sekarang bilang. Tuh, jelas beda banget kan? Kalo kamu tetep bilang bahwa jilbab adalah kerudung, bisa-bisa diketawain sama orang Arab (yang ngerti bahasa Arab tentunya. Sebab, ada juga yang lahir dan besar di Arab tapi nggak ngerti bahasa Arab, yakni Unta. Hehehe..  *nggak nyambung tapi kayaknya bener*
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai mahromnya. Karena sesungguhnya yang ketiga adalah syaitan.”(HR Ahmad)

“Ana, Ente. Khatam!”
Kalo kamu cukup rajin memperhatikan tulisan-tulisan di ‘pantat’ truk bakalan ngikik ketawa sendiri. Gimana nggak, lucu-lucu dan menggelitik. Nah, ada satu yang nyambung dengan pembahasan ini: “Putus cinta biasa, putus rokok merana, putus rem matilah kita!” Hehehe.. Nah, sekarang gimana kalo tulisan itu kita ganti aja ya: “Putus cinta biasa, putus sekolah merana, putus iman, sesatlah kita” Hehehe.. buat wanti-wanti lah. Sebab, keimanan harusnya ditaruh di atas segalanya. Maka, kalo Sobat sekarang diminta untuk putusin pacarnya, harusnya udah siap. Sebab, pacar tak terlalu penting bagi hidupmu ketimbang keimanan yang wajib tertanam di hati dan pikiranmu. Setuju?

“Aduh, aku berat banget mutusin dia. Abisnya dia sayang banget sama aku,” mungkin ini salah satu alasan kamu nggak tega mutusin pacarmu. Lebay dah! Emangnya Allah Swt. nggak sayang sama kamu? Padahal kamu udah dibiarkan hidup di dunia ini dan menikmati berbagai rejeki yang diberikan Allah Swt, meski kamu mungkin seringkali menolak perintahNya dan bahkan melanggar laranganNya. Buktinya kamu pacaran. Padahal pacaran itu termasuk mendekati zina yang udah dilarang oleh Allah Swt. sebagaimana dalam firmanNya (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Israa’ [17]: 32)

Ayo kamu pilih taat sama Allah atau taat sama pacarmu? Rasa-rasanya kamu udah tahu jawabannya. Kalo taat sama Allah Ta’ala ya mulai sekarang siapkan untuk mutusin pacarmu. Bilang aja “Ana, ente, Khatam!” (hehehe.. soalnya yang umum kan begini: “Elo, Gue. End!” sambil tangannya nunjuk ke dirinya dan pacarnya lalu diakhiri dengan tangan yang disilang ke leher). Mumpung kita belum terjerumus pada zina yang lebih jauh lagi, ayo benahi diri kita, Sobat! Ingatlah, bahwa jatuh cinta itu sendiri adalah anugerah, terlepas dari tahu atau tidaknya, di balas atau tidaknya. Iya, kan? Jadi, untuk sementara ini, ayo kejar cita-cita kita dulu, perkuat agama kita, bahagiakan orang tua, baru deh nanti jika memang sudah saatnya pasti yang namanya jodoh akan datang. Gak usah khawatir deh, kalau memang sudah takdirnya, meskipun sekarang kita suka sama si doi dan doi gak tau, bisa aja loh 5 sampai 10 tahun lagi kita bisa bertemu doi lagi dan malah bisa menghalalkan hubungan kita sama si doi!

Sumber : gaulislam& Darwis Tereliye dengan perubahan yang dibutuhkan

Tim Redaksi Chayo

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.